www.kawanku.com
Aku terus memandangi lapangan yang letaknya dua lantai dibawahku. Memperhatikan sosok-sosok yang sejak tadi berebut bola basket. Tapi hanya satu yang benar-benar menjadi titik pandangku.… Read More ...
Masih terdengar hujan dari luar kelas. Jam dinding menunjukkan angka tiga. Seharusnya sudah sejam yang lalu aku meninggalkan sekolah. Tapi, karena hujan deras terpaksa aku… Read More ...
Terasa jantungku yang berdetak semakin keras saat mata Danis beradu dengan mataku. Hingga saat ini, tak kusangka aku akan mengatakan semua perasaanku secara terang-terangan di… Read More ...
"Taraaa!!!" Sapaan itu mengagetkanku begitu saja. Seperti matahari terik yang menghujam Bandara Soeta hari itu, rasa panas juga kini ikut menghujam-hujam jantungku. Aku seperti bermimpi.… Read More ...

Mendung memayungi langit Jakarta pagi ini. Cuaca memang sedang tak bersahabat beberapa minggu terakhir ini. Suasana seperti ini sering menimbulkan rasa malas, seperti yang sedang… Read More ...
"Kumohon...." Dunia di sekitarnya menggelap. Andrew berlutut dengan Reyna terbaring di hadapannya, mata terpejam dan genangan merah yang tercampur hujan terbentuk di sekitar tubuhnya. Lidah… Read More ...
Bagiku, dunia tanpa kacamata adalah bencana. Dengan mata minus lima, aku harus memakai kacamata ke mana-mana. Kalau tidak, apa pun yang kulihat menjadi berbayang dan… Read More ...
 < 1 2 3 4 5 >  Last ›
Copyright © Kawanku Magazine, All Rights Reserved 2014. Kebijakan Privasi | Ketentuan Layanan | Info Iklan | Gramedia Apps | Gramedia Widget